Flash Text

Senin, 10 Oktober 2011

We Are Not Predestined To Be Together - Part 2


   “Anna, Georgie, ayo cepat kesini!”
            “Ok Andrew…” aku dan Georgie lalu berjalan ke arahnya.
            “Sekarang kita take waktu kalian mengikuti Aslan ya.” perintahnya.
            “Iya.” jawabku sedangkan Georgie hanya mengangguk.
            Aku dan Georgie berjalan masuk ke dalam set. Georgie menunduk terus. Aku merasa heran, karena biasanya ia paling ceria diantara semua kru dan pemain lainnya.
            “Georgie, kamu kenapa? Kamu sakit?”
            “Engh… Tidak kok. Aku baik-baik saja…” ujarnya dengan nada suara yang dibuat-buat ceria.
            “Really?”
            “Yeah…” Georgie tersenyum
             Mau tak mau aku ikut tersenyum juga, walaupun dalam hati aku merasa curiga dan sangat yakin bahwa ada sesuatu yang dia sembunyikan dariku.
            ‘Jangan-jangan dia marah padaku? Ah sudahlah, mungkin ini cuma perasaanku saja. Lebih baik sekarang kau konsen, Anna. Agar syuting hari ini cepat selesai!’ suara batinku mulai menyuruhku. Aku memutuskan agar aku melakukannya dengan sepenuh hati, agar hasilnya bisa sempurna, walaupun dalam hati aku masih sedikit bingung pada kelakuan Georgie barusan.
             “Hey Anna! Stop dreaming now!” terdengar teriakan Andrew.
             “Eh…er…… Okay Andrew, I’m so sorry!!!” jawabku.
             “Iya… Ayo ulang take-nya lagi!” perintah Andrew.
             Aku segera kembali ke tempat seharusnya, dan mulai melakukan adegan yang harus kulakukan dengan Georgie.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar